Semua orang tentu dapat membuat usaha rumahan menjadi perusahaan yang sukses. Salah satu kisah sukses ini bisa dilihat dari perkembangan perusahaan Ardena. Perusahaan yang memiliki nama official PT Ardena Artha Mulia ini bermula sebagai usaha rumahan yang memproduksi frozen food. NamuSn sekarang, brand dari perusahaan ini menjadi besar dan mampu menjadi penyedia frozen food ternama di area DKI Jakarta, Banten dan beberapa tempat di Jawa Barat.Jika Anda tertarik mengikuti perkembangan perusahaan ini, mari membahas bersama tentang profil Ardena dari segi sejarah pertumbuhannya.Egg-Money-Bag-2 Ardena Food

Pertumbuhan Ardena

Pada awalnya, brand Ardena belum digunakan saat usaha ini pertama kali didirikan oleh Ariguna Napitupulu, Ade Kuswara dan Munawir. Saat baru didirikan para tahun 2013 usaha rumahan ini diberi nama Maulana Food. Karena cukup sukses selama setahun berdiri, pada tahun 2014, usaha rumahan ini menjalani proses rebranding menjadi Ardena Food.Di tahun yang sama, Maulana Food berubah menjadi bentuk PT dan mengambil nama official PT Ardena Artha Mulia pada 18 Juli 2014. Sebagai perusahaan yang baru tumbuh, perkembangan Ardena ini bisa dibilang cukup cepat. Mulai dari segi produksi, perusahaan ini cukup mampu memenuhi permintaan produk yang cukup besar.Kesuksesan ini tentu tidak membuat Ardena berhenti untuk menjadi perusahaan yang legit. Pada tahun 2015, produk – produk Ardena telah dipastikan memenuhi standar dengan mendapat Sertifikasi Makanan Dalam Negeri (MD) BPOM. Adanya sertifikasi ini, pandangan para pelanggan tentu makin positif dan membuat pemasaran lebih mudah dilakukan.Pada 2016 ada dua event yang pantas dicatat, yaitu rebranding logo perusahaan dan mendapatkan Sertifikasi Halal MUI. Rebranding logo ini ditujukan agar lebih eyecatching dan mudah diterima masyarakat. Untuk sertifikasi halal, hal ini diambil untuk memberi rasa aman bagi para konsumen muslim. Bagi Anda yang belum tahu, produk – produk frozen food yang dijual Ardena terinspirasi dari gaya kuliner timur (Jepang, Korea dan Chiniese). Gaya kuliner timur tentu terkenal dengan bahan – bahan yang tidak halal, tapi sebenarnya produk Ardena ini tidak menggunakan bahan seperti itu. Untuk memastikan para konsumen tidak bingung dan buktinya terdapat pada Sertifikasi Halal MUI.Karena ukuran perusahaan makin besar, para tahun 2017 Ardena mengaplikasikan sistem proses automation dan centralization dengan ERP. Sistem ini merupakan tool pengaturan perusahaan yang sangat populer diaplikasikan oleh perusahaan besar. Menggunakan sistem ini, management, produksi dan pelayanan konsumen Ardena jadi lebih berkualitas.Nah, untuk catatan penting di tahun 2018, Ardena mampu meraih meraih Jaya Award 2018 pada kategori kuliner dari BPD HIPMI Jaya. Award ini merupakan tanda bahwa prestasi Ardena memang sudah tidak dipungkiri lagi. Usaha yang berawal dari industri frozen food rumahan menjadi perusahaan produsen besar, tentu sulit diwujudkan tanpa dedikasi yang baik dari para pendiri dan karyawan yang ada pada perusahaan ini.Di tahun 2019 ini, Ardena sepertinya akan memperluas jangkauannya dengan merambah ke perdagangan via internet. Arah ini tentu menarik, mengingat internet mampu menjadi platform belanja yang praktis bagi banyak orang.Ardena Food

Pandangan Kedepan Ardena

Walau sekarang layanan distributornya masih sempit (hanya area DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat) kedepannya diharapkan Ardena mampu menyebarkan distributornya ke semua kota besar di Indonesia. Bagi Anda yang tertarik mencoba produk dari Ardena ini, Anda sekarang harus puas dengan pesan lewat internet.Walaupun begitu melihat perkembangan perusahaan ini dalam waktu sekitar 6 tahun, tidak mengherankan jika 2 sampai 3 tahun lagi, Anda akan dapat melihat produk – produk Ardena di swalayan lokal Anda. 
Tags:

Leave a Reply