Siomay merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang banyak digemari masyarakat. Bahkan, sebagian besar orang merasa tidak bisa menahan air liurnya saat mencium aroma siomay yang luar biasa menggigit. Pada umumnya, dalam satu porsi siomay berisi potongan sayuran kukus, kentang, dan siomay yang terbuat dari ikan, kemudian disiram dengan kuah kacang kental dan lezat. Terlebih jika ditambah dengan sambal dan sedikit kecap manis. Wuih…, pasti sangat tambah maknyus,Sayangnya, karena saking banyaknya orang yang menjadi fanatik dengan makanan yang satu, membuat beberapa pedagang tergoda untuk berbuat curang. Dengan maksud untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya, bahan yang digunakan untuk membuat siomay dari bahan yang tidak layak konsumsi, misalnya menggunakan bahan formalin atau terbuat dari ikan busuk. Bahan seperti ini pastinya sangat berbahaya bagi kesehatan. Nah, agar terhindar dari hal ini, Anda harus menjadi konsumen cerdas. Kenali beberapa ciri siomay yang berbahaya dan aman untuk dikonsumsi. Selain itu, carilah produksi siomay yang terpercaya. Sebagai panduan, berikut ini ciri siomay tersebut, sekaligus pemroduksi siomay yang recommended. 

Ciri Ciri Siomay yang Aman dan Berbahaya

 Ada beberapa ciri yang harus Anda mengerti untuk mengetahui apakah siomay ikan tersebut aman atau justru berbahaya. Berikut ini beberapa ciri tersebut.
  1. Cium Aromanya
Jika bahan siomay terbuat dari bahan berbahaya, baik menggunakan bahan formalin maupun ikan busuk, sejak pertama kali dicium, aromanya sudah tidak sedap. Bahkan terkesan lebih anyir seperti bau ikan yang sudah busuk. Berbeda halnya jika siomay terbuat dari bahan ikan yang fresh, aroma ikan segar yang gurih akan langsung tercium. Mencium aroma siomay ini bisa menjadi langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk menentukan apakah Anda tetap akan membeli siomay tersebut atau mengurungkannya.
  1. Lihat Warna Kulit Pembungkusnya
Jika siomay terbungkus kulit pangsit, perhatikan warna dari kulit tersebut. Jika kulitnya tampak gelap, kehitaman, tidak cerah, atau terdapat bintik-bintik hitam, maka bisa jadi tidak cerahnya warna kulit tersebut dikarenakan bahan ikan yang digunakan sudah busuk atau menjamur. Namun begitu, bukan berarti warna kulit pembungkus yang tampak kuning mencolok menjadi aman. Sebab, warna kuning mencolok ini menjadi pertanda bahwa ada bahan pewarna yang bisa jadi berbahaya yang ditambahkan untuk menutupi agar ikan busuk yang digunakan tidak mempengaruhi kulit pangsitnya. Siomay yang bagus jika kulit pembungkusnya berwarna kuning muda, bahkan lebih mendekati putih.
  1. Lihat Teksturnya
Tidak hanya dari aromanya, Anda juga bisa melihat siomay yang aman dari teksturnya. Siomay yang berbahaya tampak lebih kering dibandingkan siomay yang aman. Jika Anda memegang atau menggigitnya, akan terasa lebih kenyal dan keras. Berbeda halnya dengan siomay yang aman, secara tekstur tampak lebih basah dan jika dipegang atau digigit lebih lunak.
  1. Lihat Kondisinya setelah Diangkat dari Kukusan
Mengonsumsi siomay dalam kondisi hangat memang lebih lezat. Namun, jika dari tiga tahap di atas Anda merasa curiga, ada baiknya jangan langsung mengonsumsi siomay setelah diangkat dari kukusan. Tunggu beberapa saat hingga siomay menjadi dingin. Perhatikan apakah ada lalat yang hinggap tidak. Atau, coba berikan sedikit ke hewan piaraan seperti kucing. Jika tidak ada lalat yang mendekat dan kucing tidak mau memakannya, artinya siomay tersebut terbuat dari bahan berbahaya. Lebih lama lagi, biasanya siomay yang diberi bahan pengawet tidak akan rusak meskipun selama dua hari tidak disimpan dalam lemari es.
  1. Rasakan Tastenya
Jika empat tahap sebelumnya lolos dari deteksi, Anda bisa melihat dari tastenya. Siomay yang berbahaya akan terasa getir saat dimakan. Ada rasa pahit dan pedas yang keluar dari kuliner yang satu ini. Bahkan, rasa getir tersebut tidak bisa tertutupi meskipun sudah dilumuri kuah kacang. Jika memang hal ini yang terjadi, artinya siomay tersebut terbuat dari bahan yang sangat berbahaya. Berbeda jika siomay terbuat dari ikan segar tanpa formalin, akan terasa gurih khas ikan.
  1. Tidak Ada Ijin dari BPOM Indonesia
Semua produk makanan maupun minuman yang beredar di masyarakat harus mendapat ijin daro BPOM. Sebagai lembaga resmi pemerintah, lembaga ini akan menentukan apakah suatu makanan atau minuman aman untuk dikonsumsi. Biasanya, untuk mendapatkan ijin dari BPOM, ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi, termasuk uji bahwa makanan atau minuman tersebut bebas dari bahan berbahaya. Oleh karena itu, jika ada siomay yang tidak mendapat ijin dari BPOM, sebaiknya berpikir dua kali untuk membelinya. Sebab, ini artinya makanan tersebut belum teruji kelayakannya untuk dikonsumsi.
  1. Harganya Murah
Karena terbuat dari bahan ikan busuk, plus pengawet agar tampak tidak busuk, sudah pasti biaya produksi yang dikeluarkan juga tidak banyak. Inilah yang membuat siomay dapat dijual dengan harga murah. Oleh karena itu, jika Anda mendapatkan orang menjual siomay ikan dengan harga jauh lebih murah daripada umumnya, waspadailah. Jangan hanya melihat harganya, namun jaminan kesehatan Anda harus lebih diutamakan. 

Rekomendasi Siomay yang Aman

 Mendeteksi siomay yang tidak berbahaya memang sedikit ribet. Anda harus benar-benar teliti sebelum membeli. Nah, buat Anda yang tidak ingin ribet dan repot saat ingin mengonsumsi siomay yang aman, silakan untuk membeli siomay dengan brand Ardena. Ardena merupakan sebuah brand makanan beku olahan, terutama seafood termasuk siomay ikan, yang diproduksi oleh PT Ardena Artha Mulia dengan kualitas tinggi. Mengapa Ardena sangat direkomendasikan? Berikut ini beberapa kelebihan dari produk-produk Ardena:
  1. Hanya memproduksi makanan berkualitas yang sehat, lezat, bergizi, dan mudah disajikan.
  2. Semua produk Ardena cocok untuk semua kalangan, dari usia kecil hingga dewasa.
  3. Bahan baku yang digunakan berkualitas tinggi, bebas dari bahan pengawet atau bahan kimia lain yang berbahaya, dan juga terbuat dari terbuat dari bahan yang masih fresh.
  4. Mempunyai tim yang ahli dan berpengalaman di bidangnya, bahkan sudah mempunyai sertifikat.
  5. Menggunakan peralatan dengan teknologi tinggi serta standar dan prosedur pembuatan yang baik.
  6. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau. Terjangkau di sini bukan berarti murah, namun standar dan masih bisa terbeli oleh semua kalangan masyarakat.
 Dari semua keunggulan di atas, sudah pasti produk Ardena sangat layak untuk dikonsumsi. Satu lagi yang juga tidak ketinggalan, produk Ardena juga sudah mengantongi ijin BPOM sehingga aman untuk Anda konsumsi. Lalu, bagaimana untuk mendapatkannya? Cukup mudah. Anda tinggal mengunjungi website resminya dan melakukan pemesanan di www.ardena.co.id. Atau, mengunjungi langsung ke gerainya di Jl. Letjend Suprapto No. 121 B 1/8 Cempaka Baru Jakarta Pusat 10640, dengan nomor telepon (021) 4216133. Jadi, tunggu apalagi? Bagi penggemar siomay ikan, segera lakukan pemesanan di gerai Ardena dan dapatkan makanan kesukaan Anda yang dijamin keamanannya.
Tags:

Leave a Reply